Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Oktober 2017

SETIYA AJI FLOWER FARM, WISATA KEBUN BUNGA PERTAMA DI KOTA UNGARAN

Saya lahir dan besar di Kota Ungaran, semenjak sekolah  hingga bekerja saya tidak pernah beranjak dari kota kecil ini. Dan selama itu pula saya belum  pernah  mendengar ada kebun bunga di Kecamatan Bandungan  yang dibuka untuk wisata sehingga pengunjung boleh masuk ke dalam kebun dan berswafoto karena selama ini kebun bunga hanya digunakan sebagai tempat berkebun dan budidaya bunga yang kemudian akan dijual hingga salah satu teman saya kuliah di Undip menanyakan Setiya Aji Flower Farm. Saya mulai kepoin instagram Setiya Aji Flower Farm dan tertarik berkunjung, kemudian saya Chat via Line pemilik kebun bunga tersebut yang tidak lain dan tidak bukan  adalah Mas Setiya Aji sendiri. Saya menanyakan  koordinat pasti untuk kebun bunga tersebut karena tidak berada di pinggir jalan, Mas Setiya Aji menginformasikan bahwa ada panah petunjuk di jalan utama Ungaran - Bandungan yang bisa membawa pengunjung ke lokasi kebun bunga. 

 
Vina - ANya - Liya - Raras


Saya dan  beberapa teman berniat untuk mengunjungi Kebun Bunga tersebut pada akhir pekan namun Mas Setiya Aji menginformasikan kalau akhir pekan  ini belum musim mekar sehingga Kebun Bunga tidak terlalu semarak, namun saya dan teman-teman sudah  menyusun jadwal secara matang sehingga tetap akan mengunjungi Kebun Bunga tersebut. 


Suasana Setiya Aji Flower Farm

Saya dan teman-teman berangkat pukul 9 pagi hari Sabtu, dan ternyata memang petunjuk yang dipasang di jalan utama Ungaran-Bandungan mudah sekali ditemukan sehingga saya dan teman-teman tidak tersasar. Sesampainya di lokasi ada petugas yang akan memandu menuju ke Kebun Bunga, disini setiap orang dikenakan HTM 7500 yang digunakan untuk pemeliharaan Kebun Bunga karena Kebun Bunga ini masih dikelola secara pribadi oleh Mas Setiya Aji dan Masyarakat sekitar. 

 
Vina - Raras - Anya - Liya


Dengan membayar 7500 kitasudah dapat berkeliling kebun dan berswafoto sepuasnya. Sssst tapi jangan  merusak, menginjak atau memetik bunga sembarangan yaa. Kita bisa membeli bunga setiap tangkai dengan  harga 5000 yang dipotong dan disiapkan oleh petugas, jadi gak sembarangan dipotong hihi. 



Sesuai dengan yang dikatakan Mas Setiya Aji karena belum musim mekar jadi kebun bunga tersebut terlihat belum terlalu semarak karena tidak semuanya mekar, namun  tidak mengurangi keindahan kebun bunga tersebut.Apabila kamu berniat mengunjungi Kebun Bunga ini disarankan untuk menghubungi pemilik sehingga bisa mengetahui musim mekar dan  lebih baik datang antara pagi sampai siang hari karena cahaya matahari sangat cerah dan pas untuk berfoto ditengah bunga warna-warni. Liburan Asyik dan Seru tanpa Nguras Kantong? Ke Setiya Aji Flowesr Farm aja.

PATAH HATI YANG INDAH, CUMA ADA DI KABUPATEN SEMARANG

Patah hati yang  indah? Masa ada sih?. Pertanyaan  itu mungkin yang langsung muncul dibenak ketika baca judul tulisan ini. Patah hati identik dengan hubungan yang berakhir atau rasa cinta yang tidak terbalas, bagaimana mungkin hal macem begini dibilang indah?. Eitsss tunggu dulu, patah  hati yang indah yang Cuma ada di Ungaran Kabupaten Semarang ini adalah sebuah tebing dengan pemandangan lereng yang indah banget. Tebing ini diberi nama oleh penduduk sekitar bukit patah hati, berada di Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur. Saya sudah coba cari koordinatnya namun belum ada di google maps, untuk lebih mudahnya Tebing Patah Hati ini berada 500m  sebelum Kantor Kecamatan Ungaran Timur, jadi bisa menggunakan  koordinat lokasi Kantor Kecamatan Ungaran Timur kemudian 500m sebelum sampai Kantor Kecamatan ada jalan ke kiri yang masih berbatu dan sedikit menanjak, namun tenang saja bisa dilalui sepeda motor. 


Vina - Ema - Raras


Dari jalan utama terlihat tulisan “Tebing Patah Hati” jadi sangat mudah sekali ditemukan. Tebing Patah Hati ini dikelola oleh penduduk sekitar dan berdekatan dengan perkebunan tanaman hidroponik jadi disekitar bukit tersebut digunakan untuk menanam tanaman hidroponik. Karena dikelola oleh masyarakat sekitar ketika kesana tidak ada HTM, kita hanya membayar biaya parkir sepeda motor. Lebih seru lagi apabila sebelum kesana prepare membawa makanan atau camilan karena disekitar Tebing Patah  Hati tidak ada warung. Saya bersama teman-teman saya mengendarai sepeda motor menuju Tebing Patah Hati setelah Ashar, kita menggunakan Google Maps dengan tujuan Kecamatan Ungaran Timur, sekitar 20 menit berkendara dari pusat Kota Ungaran. Dan kita sampai di Tebing Patah Hati sekitar jam 4 sore, kita disuguhi dengan pemandangan alam yang indah banget berpadu dengan langit senja Kota Ungaran. 


Menikmati Senja di Tebing Patah Hati

Vina - Ema - Raras (lagi)

Disarankan agar tidak terlalu sore menuruni Tebing Patah Hati karena jalan satu-satunya menuju pusat Kota Ungaran masih cukup sepi dan penerangan jalan juga masih sedikit. Tebing Patah Hati bisa menjadi salah satu destinasi pilihan wisata murah dan mudah, cukup worthit dengan pemandangan indah yang disajikan. Karena Patah Hati juga bisa indah bukan?
 
Pemandangan yang bisa dinikmati dari atas Tebing Patah Hati


Jumat, 28 Oktober 2016

Yogyakarta, Kota Penuh Pesona si Pembuat Jatuh Cinta.

Yogyakarta, siapa yang tidak pernah mendengar namanya? Cobalah mengenal, mendekat, mengunjungi dan selamat jatuh hati. Saya yang berdomisili di Ungaran Kabupaten Semarang apabila akan mengunjungi Yogyakarta hanya membutuhkan jarak tempuh 2 s/d 3 jam saja membuat saya sudah mengunjungi Yogyakarta lebih dari 10 kali, bahkan saya pernah menetap di Yogyakarta selama 2 tahun ketika balita. Dan sejak pertama, hingga saat ini. Cinta pada Kota Yogyakarta tidak pernah berhenti, membuat ingin menengok seringkali.

Setiap 2 tahun seperti ada pola yang terjadi, ada tempat baru yang menarik minat untuk dikunjungi di Kota Yogyakarta. Seperti pada bulan September lalu, saya berdua dengan teman saya sengaja meluangkan waktu untuk mengunjungi Kota Yogyakarta untuk mengeksplore tempat baru seperti Upsidedown Worl dimana kita bisa merasakan sensasi dunia jungkir balik. Dengan htm 80.000 boleh lah dicoba, ada sekitar 12 ruang dalam rumah dengan kondisi terbalik yg bisa dijadikan arena berfoto dan bergaya sesuka hati. Saya juga mengunjungi Tebing Breksi, yaitu tebing yang berasal dari semacam batuan kapur yang dikikis. Serasa gak kaya di Indonesia deh, htm masuknya cuma 5000 ajah. Nah selain tempat-tempat eksplore baru ada satu tempat wajib dong yang harus banget dikunjungi tiap ke Yogyakarta, yaitu Malioboro. Nah untung aja kemarin dah sempet baca artikel Skema Tempat Parkir Baru di Jalan Malioboro  jadi gak kagok lagi pas cari tempat parkir di Maliboro. Wajib banget looh ini buat kamu para traveller pastiin search info terbaru tentang tempat yang mau kamu kunjungin, paling gak udah modal pengetahuan dikit lah.

UPSIDEDOWN WORLD YOGYAKARTA

TEBING BREKSI

Untuk saya pribadi, Yogyakarta punya efek magis yang entah kenapa selalu bikin kangen dan ingin balik kesana lagi dan lagi. Sedangkan untuk sebagian orang lainnya yang pernah menghabiskan lebih banyak waktunya di Kota Yogyakarta rasa yang dimiliki mungkin bukan hanya susah move on dan ingin selalu kembali saja, banyak kenangan yang tertinggal dan meminta untuk diulang. Punya rencana mengunjungi Yogyakarta? Siapkan bekal informasi tempat yang ingin kamu kunjungi, budget yang dibutuhkan, kamera, memori eksternal dengan kapasitas mumpuni dan yang pasti siapkan hati untuk jatuh cinta dan selalu ingin kembali. 



Rabu, 19 Oktober 2016

Karimunjawa, Obat Stres Penuh Candu.

Kesibukan yang dijalani seringkali menyebabkan rasa tidak nyaman dan jenuh bahkan stres, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan liburan. Salah satu tempat yang bisa menjadi obat stres adalah Karimu Jawa. Sssst, ada efek sampingnya. hati -hati Kecanduan!!. Efek samping ini benar-benar serius karena saya mengalaminya sendiri. Sejak jaman masih sekolah (iya sekarang udah gak sekolah huhu, ehh udah kerja ding Alhamdulillah) pengen banget mengujungi Karimun Jawa dan nabung juga karena kocek yang kudu dirogoh lumayan, untuk paket tour yang ditawarkan oleh beberapa biro range harga mulai dari 600.000 s/d 1.000.000 tergantung penyedia tour dan tergantung budget kamu sih. Tapi dijamin wothit dan bikin pengen balik ke Karimun Jawa lagi. Nah yang pertama harus dilakukan kalo mau ke karimunjawa adalah ngecek tanggal dan cuaca, karena saya pernah gagal gak jadi ke Karimun H-11 jam karena kapal gak nyebrang huhu. untuk profil Karimunjawa bisa dicek disini yak Karimunjawa dan akhirnya saya bisa mengunjungi karimunjawa tanggal 27-30 Mei 2016 via Kapal Siginjay dari Jepara, saya pake tour Wisatakita dengan bikin schedule tanggal tour sendiri bareng 3 temen saya karena tanggal yang ditawarkan gak ada yang sesuai dengan jatah cuti yang didapat. Nah pake acara harap-harap cemas dong takut gak jadi nyebrang lagi kan sedih, dari Semarang ehh Ungaran berangkat Kamis Sore ke Jepara karena kapal Siginjay jalan Jumat pagi. Malem jam 9 udah sampe di rumah Liya, salah satu partnert trip Karimunjawa nah sampe pagi ternyata gak ada pemberitahuan pembatalan jadi deh jam 6 pagi meluncur ke Pelabuhan Kartini dianter Abah Liya, Jemput Puji dan Anya dulu (another partnert Trip Karimunjawa). Nah sampe Pelabuhan dah ditungguin Mas-Mas dari Wisatakita trus dikasih tiket Kapal Siginjay, dan ternyata 5 jam book dilaut terombang ambingkan dengan pemandangan langsung ke laut luas gitu dan hujan deras. Jam 12 akhirnyaa menginjakan kaki ke Pulau Karimunjawa dengan cuaca hujan deras dan kita berempat pake jas ujan 2500an yang baru dipake aja langsung sobek, dah dijemput tuh kan sama Mas Tobing dari wisatakita pake mobil wisatakita dan langsung dianter ke homestay. Nah karena kita 4 hari 3 malem hari pertama ini emang gak ada schedule jadilah kita berempat jalan-jalan sendiri ke dermaga Karimunjawa buat lihat senja dan kemudian makan seafood di Alun-Alun Karimunjawa dengan harga super murah, bayangin kita berempat cuma habis Rp. 100.000, - dengan porsi yang super duper bikin kenyang. Nah, yang bikin rada panik adalah ternyata mulai jam 21.00 seluruh sinyal provider di Karimunjawa mati, untung banget homestay kita dilengkapi dengan wifi, jadi tetep bisa eksis dong.




Hari Kedua dan Ketiga kita ada tour laut bareng rombongan lain, karena pake kapal kecil gitu yang setiap kapal kapasitasnya 10 orang. Disaranin banget kalo ke Karimunjawa lebih mending sih pake tour bukan backpacker karena bakal rada susah cari barengan buat sewa kapal kecil yang buat tour laut karena apabila muatan kurang dari 10 orang tetep kena sewa satu kapal, kemarin sempet nanya kalo gak salah sewa 1 kapal kecil itu Rp. 500.000 belum dengan pengemudi kapal dan pendamping tour laut. Nah pas saat tour laut ini rada deg-degan karena Karimunjawa sering banget hujan, dan pas dilaut wuih ngalamin deh yang namanya perubahan cuaca ekstrem. Habis hujan sepuluh menit kemudian cerah dan bisa juga hujan lagi, nah secara gak bisa berenang jadi saya gak lepas dong dari jaket pelampung, parno euy. Nah dua hari ini kita ngunjungin Pulau Menjangan Kecil, Pulau Cemara Kecil, Spot Gosong, Pulau Cemara Besar dan Pulau Ujung Gelam. Pulau-pulau di Karimunjawa sebagian sudah milik perseorangan sehingga ketika mengunjunginya kita perlu membayar retribusi. Di Spot Gosong kita dapat melakukan snorkling bersama dengan ikan nemo sembari menikmati keindahan terumbu karang, untuk dokumentasi jangan khawatir tim dari tour sudah menyediakan jasa foto dalam air yang termasuk dalam paket wisata. Ga bisa berenang? jangan takut, karena mas-mas pemandu tour laut akan senantiasa menjagamu. Take care of you lah pokoknya.


 

 Pada hari keempat jadwal kapal yang seharusnya Pukul 07.00 WIB berganti jadi Pukul 12.00 WIB karena kita menggunakan kapal cepat untuk pulang kembali menuju ke Jepara. Sembari menunggu pemberangkatan kita melakukan tour darat menggunakan sepeda motor yang disewa dari penduduk setempat dengan harga sewa Rp. 50.000/motor. Kita kemudian menuju Bukit Love dan Joko Tuo. Di Bukit Joko Tuo kamu dapat melihat Pulau Karimunjawa dari ketinggian. Sedangkan di Bukit Love kamu dapat berfoto dengan tulisan Karimun Jawa yang legendaris.



 

Selain tempat yang sangat indah, hal yang paling berkesan adalah keramahan penduduknya. Tiap kita lewat jalan kaki pasti deh ada masyarakat yang menyapa. Selain itu di Karimunjawa rumah gak pernah dikunci, kunci motor apalagi selalu ditinggal di motor dan aman-aman aja. Selain itu pas kesana jangan lupa beli cenderamata, ada accesories dari kayu dewandaru khas Karimunjawa dan juga kaos seperti yang saya pakai difoto. Harganya? di Karimunjawa tidak ada yang mahal hihi. Suatu saat dilain kesempatan, saya pasti akan mengunjungi pulau ini, lagi. Karena masih ada yang tertinggal, Kenangan.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @VisitJawaTengah